Liturgi Sinaksis: Perhimpunan Umat sebagai Awal Ibadah Kristen
Liturgi Kristen selalu diawali dengan perhimpunan umat Allah. Bagian awal ibadah ini dikenal sebagai Liturgi Sinaksis. Artikel ini disusun sebagai materi edukatif yang menjelaskan makna, fungsi, dan nilai Liturgi Sinaksis bagi kehidupan ibadah dan pertumbuhan iman jemaat.
Pengertian Liturgi Sinaksis
Istilah sinaksis berasal dari kata Yunani synaxis yang berarti berkumpul atau berhimpun. Dalam ibadah Kristen, Liturgi Sinaksis menunjuk pada peristiwa ketika umat berkumpul untuk mendengarkan Firman Tuhan, berdoa, dan memuji Allah secara bersama-sama.
Makna Teologis Liturgi Sinaksis
Liturgi Sinaksis menegaskan bahwa ibadah bukan dimulai dari inisiatif manusia, melainkan dari panggilan Allah. Allah memanggil umat-Nya untuk berkumpul dan memasuki persekutuan yang kudus.
Melalui perhimpunan ini, jemaat diingatkan bahwa iman Kristen dijalani secara komunal, bukan individual semata.
Unsur-Unsur Liturgi Sinaksis
- Panggilan beribadah
- Doa pembukaan
- Pujian dan nyanyian jemaat
- Pembacaan dan pemberitaan Firman Tuhan
- Doa syafaat dan pengakuan iman
Fungsi Liturgi Sinaksis
Liturgi Sinaksis membentuk kesadaran iman jemaat, memperkuat persekutuan, dan mempersiapkan umat untuk memahami karya Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Penutup
Liturgi Sinaksis merupakan fondasi ibadah Kristen. Tanpa perhimpunan yang sadar dan bermakna, ibadah berisiko menjadi rutinitas tanpa kedalaman rohani.
0 comments: